Jumat, 22 April 2011

Percobaan bok speaker subwoofer 12" Sphinx SX-1220

Saya penasaran dengan speaker subwoofer 12", sepertinya suara bass-nya mantap.
saya beli merek SphinX di pasar cikapundung tahun 2003an, katanya sih speaker ini buatan surabaya. waktu itu harganya 225 - 350 ribu. saya pilih dengan harga 225 ribu saja dengan pertimbangan cone berbahan polypropylene, jadi lebih tahan air.

Spesifikasi driver:
Merek : Sphin-X
Model : Sx 1220
Diameter: 12"
Power : 350 Watt

Waktu itu saya beli bok untuk 12" di pasar, dimensinya tipis dengan tebal sekitar 35cm. langsung saya tes. ternyata hasilnya mengecewakan. medium tidak keluar, bass tidak keluar, yang keluar hanya suara getaran cone dan bok, brekk-brek. saya berpikir apa yang salah? ganti bok, suara rada mendingan tetapi tidak se powerfull ACR 1230 fullrange. kurang puas dengan hasil, pecobaan gonta-ganti bok terus dilanjut beberapa kali sampai menemukan yang optimal.




percobaan terakhir yang berhasil adalah dengan memasang secara berhadapan dengan ACR 1230 fullrange. ACR 1230 dipasang dari dalam bok, sedangkan SX-1220 dipasang dari luar bok. Jika ke-2 driver dipasang dan disekrup dari luar hasilnya kurang memuaskan. pengetesan menggunakan beberapa peralatan dari mulai tapis control sub sampai equalizer parametrik. hasil tes sangat memuaskan. rasanya seperti menggunakan speaker super. pada nada low, saya rasa speaker 15" juga kalah jauh.

ukuran bok waktu itu masih menggunakan papan tipis 12mm. dimensi 47.5cm x 47.5cm x 60cm. pemasangan speaker agak menjorok ke dalam 4cm. penempatan unit di pinggir tembok, kalau di tempatkan di pojok rasanya seperti menggunakan 4 unit speaker.

Speaker subwoofer ini ternyata ada kelebihan dan kekurangannya
kelebihannya:
1. penguatan nada bass sangat tinggi, sehingga bunyi getaran bok yang terbuat dari
kayu yang tipis dapat dikalahkan
2. nada gitar bass dan low kick drum sangat kuat dan empuk
3. Jangkauan bass bisa jauh

kekurangannya:
1. dimensi bok yang besar
2. magnet speaker kelihatan
3. nada kendang pada musik etnik/daerah dan dangdut banyak yang tidak cocok alias
bassnya tidak terdengar, subwoofer menjadi percuma. ini salah satu alasan
operator sound belum mau menggunakan subwoofer.
4. hanya cocok untuk nada gitar bass dan low kick drum

Untuk percobaan berikutnya harus menggunakan kayu yang lebih tebal dan jangan lupa pilih yang kuat, cirinya jika kita ketuk menggunakan jari bunyinya tek-tek bukan tok-tok. menggunakan kayu yang lebih tebal berarti dimensi bok harus lebih besar pula, misal 48x50x60, ini sangat besar apalagi untuk sub di kendaraan. Untuk kendaraan roda empat sebaiknya menggunakan yang berdiameter 10" saja karena volume bok cukup setengahnya, misalkan jika menggunakan papan kayu setebal 18mm kita pakai ukuran 40x40x40cm. Jika menggunakan papan kayu yang lebih tipis tentu dimensinya lebih kecil lagi. saya sarankan gunakan papan dengan ketebalan minimal 15mm, pilih yang kuat!

Jika anda mempunyai bok speaker 10" biasa jangan coba-coba mengganti drivernya dengan ukuran 12", suara mid dan treble-nya memang kenceng tetapi bassnya sangat kurang!!!

saran saya, sabaiknya ikuti saja pengalaman yang sudah berhasil!

Selamat bereksperimen!

4 komentar:

  1. wah mas sy coba speaker 6" dihadapkan seperti petunjuknya..hasilnya mantep, bass jd lebar, dalam dan bertenaga..kapan2 kl ada dana sy mau buat yg 15" pasti dahsyat ya..makasih infonya..salam kenal dari eno di bdg..

    BalasHapus
    Balasan
    1. ok, trimakasih laporannya,
      sani

      Hapus
  2. mas mau tnya nie kalau untuk subwoofer rumahan boxnya milih yg kayak gimana dan subwoofer merk apa yg bagus trus apa perlu tambahan crossofer mas? maaf banyak tanya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. bas reflek biasa, sub yang bagus banyak mas, harga 300~450rb sudah bagus, ya perlu crosover

      Hapus

Silakan semua bisa saling sharing, yang tidak punya akun bisa pakai anonymous, jangan lupa kasih nama dan tempat/daerah