Senin, 13 Januari 2014

Modif Pengaman Speaker

Penambahan overload dan short circuit protection

Kit speaker protector yang ada di pasaran saat ini belum mampu mengamankan amplifier dari kerusakan. Pengaman speaker pasaran benar-benar jujur berfungsi untuk mengamankan speaker dari arus dc dan sinyal transien pada saat power dihidupkan, bunyi "duk" diputus. Cara kerjanya adalah sirkuit akan memutus speaker setelah amplifier terbakar dengan mengeluarkan arus dc tinggi. Jadi, setelah amplifier terbakar, speaker bisa diamankan. Ingin bukti? Silakan nyalakan power dengan audio tinggi dan konsletkan kabel speaker! Pada amplifer rakitan relay dari pengaman speaker tidak akan memutus.

Kelengkapan speaker protector yang ada di pasaran:
1. Proteksi dc
2. Turn delay on dengan tanda lampu flip-flop

Kelengkapan pengaman speaker yang akan kita tambah:
3. Proteksi over load dan short circuit.
Ini mencakup pengaman amplifier, biasanya/cirinya ada rangkaian di kaki resistor 0.5/5watt



Dengan penambahan komponen ini diharapkan bisa mengamankan amplifier
di samping mengamankan speaker

Pembuktian rangkaian bekerja dengan baik:
1.Kita gunakan trafo dengan suply arus sebesar-besarnya, minimal 15A murni! Supaya aman, power suply kita pasang di 12vct.
2.Nyalakan sumber sinyal audio sehingga output power mengeluarkan tenaganya!
3.Silakan short circuit/hubung singkat output power dengan ground! Relay harus aktif memutus jalur speaker, kalau ini terjadi berarti rangkaian bekerja baik.
4.Naikkan tegangan trafo di 18~45vct secara bertahap! Lakukan langkah no.3!  Kalau relay aktif tanpa merusak power transistor, berarti rangkaian sudah bekerja baik, dan diharapkan amplifier bisa lebih panjang umur.

Perhatian: resiko tindakan yang dapat menyebabkan kerusakan power transistor, dll ditanggung pelaku masing-masing, jadi jangan menyalahkan saya!!!)

Kekurangan dari pengaman ini adalah:
1.Tidak bisa mengamankan speaker yang jauh di bawah daya power amplifier. Misal amplifier untuk speaker 18" dipasangkan dengan speaker 8", audio fullpower. Amplifier manapun tidak bisa mengamankan speaker ini, kecerdasan buatan kita belum mudah diterapkan di sini, jadi kita sendiri yang harus memahami! Sesuaikan daya power dengan daya speaker!
2. Kit speaker protector tidak bisa mengamankan dari sebab lain, misal speaker kehujanan, kebanjiran :-)

Berikut ini contoh kit pengaman speaker yang dilengkapi dengan overload dan short circuit
protection dengan pcb desain baru:

Kit ini tentu stereo
Semoga berhasil!

Teknik penggabungan 2 trafo secara seri

Menggabungkan 2 trafo secara seri untuk mendapatkan penambahan tegangan.  Salah satu teknik yang paling sederhana dan aman bisa dengan cara seperti berikut:


Terlihat jelas pada gambar, ct bawaan trafo tidak dipakai. 50vct bisa
didapatkan dengan 25+25vct(power amplifier 600watt). 25+32=57vct(power amplifier
800watt), 32+32=64vct(power amplifier 1kw)

Teknik penggabungan 2 trafo secara paralel

Menggabungkan 2 trafo secara paralel untuk mendapatkan penambahan supply arus. Penggabungan 2 trafo lebih aman salah satunya bisa dengan cara seperti berikut:

Trafo yang dipakai bisa dengan kemampuan arus yang berbeda, tetapi tegangan/volt harus sama. Tipe/kemampuan dioda bridge bisa sebesar-besarnya, di sini 35A. Elko bisa menggunakan 1 pasang. Kapasitor yang diparalel dengan saklar/switch power berfungsi untuk mengurangi percikan bunga api didalam switch itu sekaligus mengurangi bunyi transien di speaker pada saat power di-off-kan.

Eksperimen bok subwoofer 8 inchi

Tipe subwoofer yang dipakai di sini adalah prestige tipe PG-854. Tipe yang lain bisa dipakai, misal legacy dan sphinx series. Subwoofer ini memiliki frekuensi resonansi terkuat ada di sekitar 40Hz. Saya sudah menyetel bok untuk dapat frekuensi lebih rendah lagi, harapan bisa 35Hz, ternyata kemampuan sub sampai di 40Hz. Frekuensi ini cukup mantap yang merupakan gabungan antara woofer dan subwoofer. Daya 100Watt, ini termasuk subwoofer ringan, tidak boros daya.



Ketebalan kayu yang dipakai 15mm
Semoga berhasil!