Tampilkan postingan dengan label TDA7294. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TDA7294. Tampilkan semua postingan
Kamis, 16 Mei 2013
Layout PCB TDA7294 2x100Watt
Amplifier ini merupakan amplifier alternatif pengganti amplifier mosfet. IC TDA7294 sudah dilengkapi dengan proteksi Overload/shortcircuit dan thermal shutdown, tidak takut mati kepanasan. Cukup rumit kalau kita meniru atau mendesain amplifier dengan komponen diskrit yang bisa menyamai fitur seperti yang ada di IC ini.
Output bisa mencapai 150Watt rms/ch dengan supply maksimum 32vct. Komponen buatan ST kadang memberi spek lebih. Daya cukup untuk mendrive speaker 12" (400~500Watt). Tegangan suply optimal ada di kisaran 22~25Vct, kurang atau lebih dari ini output kurang maksimum. Trafo 10A/32Vct untuk 1 speaker/channel, dan 20A/25Vct untuk 2 speaker/channel. Diusahakan menggunakan heatsink yang berukuran besar seperti pada amplifier 2x300Watt.
Para penggemar audio yang fanatis dengan amplifier mosfet bisa menggunakan kit ini. Sebagai bahan eksperimen bisa dipasang seri (bridge) ~ paralel untuk men-drive speaker besar. Output bisa seperti amplifier besar. Untuk versi standar silakan bandingkan dengan amplifier yang lain dengan syarat nominal daya speaker tidak lebih dari 500Watt".
Dimensi kecil tapi powerful!
Layout dapat berubah pada percetakan berikutnya untuk hasil lebih baik
Senin, 28 November 2011
Hum pada TDA7294

Amplifier kecil output cukup besar dengan transistor final stage
mosfet yang sering dipakai pada beberapa merek speaker aktif komputer, suara bisa
sekencang petasan, TDA7294.
Amplifier kecil ini mampu disupply dengan tegangan 32V CT. Daya output cukup besar, 150 Watt, padahal di datasheet hanya100W saja. Sinyal output TDA7294 cenderung gesit, agresif, dan tidak loyo meskipun pada beban berat.
Ini adalah amplifier mosfet alternatif, karena transistor mosfet (power transistor) sekarang sangat langka, dan kalaupun ada harganya tidak terjangkau. Menggunakan komponen pasif yang bagus seperti resistor metal dan kapasitor bermerek bisa di nomor sekiankan, yang paling penting adalah keaslian komponen aktif (IC), Jalur PCB yang baik (wireing) dan besar trafo power supply.
Masalah hum di sini karena kesalahan pemilihan PCB. Seharusnya yang stereo, bukan yang mono. Tetapi bagaimana kalau PCB yang stereo tidak ada di pasaran? Bisa kita akali dengan penggabungan dua PCB mono? Pasti pengkabelan menjadi kacau, ditambah lagi pembuat pcbnya tidak memperhatikan trek. Rakit dan hasilnya humm...
Solusinya, bisa menggunakan dua power supply terpisah, satu power supply untuk satu kit amplifier. Kalau terpaksa menggunakan satu power supply, pertebal jalur ground pada PCB dengan kabel besar atau kawat email 1,5mm sehingga tidak ada resistansi atau hambatan antar kaki elko ke elko supply (kabel signal ground antar amplifier). Ini untuk memperkecil gangguan. Semakin besar jalur ground semakin baik.
Perhatikan gambar, ada kawat 1,5mm terhubung elko ke elko (maaf gambar buram, dari hp)
selama bereksperimen!
Langganan:
Postingan (Atom)
